Menjadi Istri Guru GOntor itu berat

“Gontor itu sudah puluhan tahun berdiri dan menerapkan kaderisasi. Dulu susah sekali menemukan kader di Gontor ini. Karena Gontor memang berprisnip Berjuang, to Give, sampai mati. Kesejahteraan itu diperhatikan, tapi bukan tujuan utama. Nah, sekarang ini Alhamdulillah Gontor sudah maju,kesejahteraan Guru meningkat, maka berbondong-bondonglah orang yang mau jadi kader. Saya takutnya mereka melihat kepada kesejahteraannya, bukan pada perjuangannnya, bukan kepada proses To Give-nya, bukan kepada proses tanpa pamrihnya. Semoga saja dugaan saya ini salah 100%. Maka itu, Gontor punya cara tersendiri, punya ciri tersendiri untuk mengatur kader. Maka diaturlah bahwa kader itu harus 100% tunduk kepada pimpinan dan pengasuh Gontor, tanpa reserve. Sampai “milih bojo” sekalipun, harus sepersetujuan pimpinan. Saya masih ingat pak sahal bertanya setengah menyindir : “Dadi bojone Kader kuwi abot, lha kuwi arep ngrewangi opo arep Ngrusuhi??” (Jadi istri kader itu berat, itu mau membantu atau merusak?). Jadi aturan ini dibuat berdasarkan pengalaman Gontor, bukan pengalaman baru kemarin sore, tapi pengalaman yang sudah bertahun-tahun….”

(KH Hasan Abd Sahal, ketika penanda tanganan Kader)

Demi Allah, ini berat sekali. Saya merasakan berat sekali. Dan saya tidak sanggup menanggungnya, Astaghfirullah….Semoga teman-temanku yang memilih berjuang sebagai kader di Gontor bisa Istiqomah, berjuang, ikhlas, lillah…Gontor memang terlalu besar untuk debu kecil dan kotor seperti saya..Semoga saya bisa lebih memperbaiki diri lagi ketika diluar seperti sekarang ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: