Kebersihan di Gontor

image

Ini lah Gontor, kampung damai itu. Ini adalah suasana keseharian, bukan dibuat-buat ketika mau difoto lalu dibersihkan dulu, ditata, diperbaiki, lalu setelah selesai foto berantakan lagi.

Kami menterjemahkan “an-nadhofatu min Al-Iman” dengan bahwa siapa saja yang tidak menjaga kebersihan, maka imannya cacat, tidak sempurna. Maka itu sekuat tenaga seluruh penghuni Darussalam akan dikondisikan untuk menjaga kebersihan dengan optimal. Ada program Jumat bersih, ada bagian Bersih Lingkungan yang mengkkordinir kebersihan seluruh pesantren, ada pula lomba kebersihan antar rayon.

Teringat kembali saat Gus Dur hendak berkunjung sebagai presiden Indonesia ke Gontor. Seperti biasa ada kunjungan intel yang menyamar untuk melihat kondisi tempat yang akan dikunjungi presiden. Waktu itu, saya tengah jadi “penunggu” bel Gontor. Sampai kemudian saya di datangi oleh salah soeorang yang saya yakini intel yang menyamar, karena potongan rambutnya cepak. Dengan oenuh keheranan dia berkata :

“Dik…ini pesantren ya?? Pesantren apa bukan sih?”

“Iya pak…ini pesantren Gontor…ada apa rupanya?”

“Kok bersih ya…saya berkali-kali jadi intel dan mengunjungi pensatren yang akan di kunjungi Gus Dur, tapi biasanya pesantrennya itu agak kumuh dan kucel, ini kok saya temukan bersih…”

Hati ini agak berbunga-bunga juga mendengarnya. Tapi saya berusaha untuk coba “merendahkan” Gontor…

“Ah…itu mah karena mau ada kunjungan Presiden aja pak, makanya dibersihkan…..”

“Tidak dik…saya sudah beberapa hari disini untuk melihat situasi. Saya sudah masuk ke kelas-kelas, ke asrama-asrama, ke kamar mandi, tempat cuci, semuanya saya lihat lumayan bersih…”

“Lha bapak ga lihat kamar mandinya…bau pak…pesing..”

“Dik…kalau yang namanya wc atau kamar mandi, jangankan di pesantren. Di Asrama Taruna TNI juga bau dik, pesing juga…sama aja gt….Namanya juga berkumpulnya anak-anak dari berbagai penjuru Indonesia, ya kan tidak semuanya punya kamar mandi mungkin…”

Aku tidak tahu harus bilang apa lagi…Hanya bersyukur…bersyukur dan bersyukur…

2 Balasan ke Kebersihan di Gontor

  1. M Teguh Fh mengatakan:

    ya Allah kangen dengan tulisan sepanduk ini

  2. Cinta Monyet mengatakan:

    Bagaimana tidak bersih. Pagi dan petang bersih-bersih. Sebelum Maghrib juga dibersihkan. Piket Asrama juga bersihbersih sebelum dzuhur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: