DUKUNG ASI EKSKLUSIF (Waspadai Pembodohan Susu Formula)

Alhamdulillah anak pertama saya lahir dengan selamat, meski harus melewati proses operasi cesar. Karena anak pertama, saya dan istri sempat bingung soal asupan gizi pada pekan pertama.

Kondisi fisik istri masih drop pada hari pertama, sehingga proses menyusui terlihat sangat tidak nyaman. Memasuki hari kedua, Ibu, Ibu Mertua dan para Tante-tante terlihat sangat panik karena ASI belum keluar dan sudah 24 jam si Azim belum minum, hanya mengecit tetek ibunya. Saya pun turut panik, suster, perawat bayi hingga dokter jaga semua terlibat diskusi alot dengan kaum Ibu.

Pihak Rumah Sakit (RSI YARSIS SURAKARTA) tetap ngotot mereka tidak akan memberikan rekomendasi pemakaian susu formula merek apapun. Sedangkan kaum ibu, berdasarkan pengalaman mereka dulu, juga ngotot ingin memberikan tambahan susu formula karena ASI ibu belum lancar keluarnya.

Sementara si Azim sendiri, keliatan tenang-tenang saja melihat dua perdebatan tersebut. Karena bingung harus bela yang mana, saya memilih keluar arena, mojok tirakatan dengan simbah Google.

Setelah jari jemari saya komat-kamit, akhirnya ketemu juga dengan petilasan yang beralamat http://asi.blogsome.com Dari petilasan ini akhirnya saya terpaksa harus mendurhakai keluarga karena membela pihak rumah sakit. Bahkan pengkhianatan saya semakin keras ketika dokter spesialis Anak (dr.Lusi) yang menangani Azim datang dan dengan kerasnya memberikan doktrin tentang pentingnya ASI

Bayi baru lahir dapat bertahan hidup sampai 5 hari tanpa asupan makanan apapun. Pada hari ke 1 dan 2, ASI memang kelihatannya tidak keluar (kalau diperes emang tidak keluar). Tapi justru ditahap inilah, ada nutrisi yang jumlahnya sangat sedikit tapi sangat penting yaitu “collostrum”. Ingat, pada umur ini, lambung bayi baru seukuran kelereng dan masih penuh dengan makanan dan kolostrum inilah yang akan memancing proses BAB pertama kali. (ciiiehhh, padahal habis diomelin nih sama dr.Lusi)

Kolostrum hanya dihasilkan oleh Ibu yang baru melahirkan. Secara kasat mata, keluarnya kolostrum sangat sedikit, karena hanya sedotan bayi yang bisa mengeluarkannya dalam jumlah yang banyak. Dan yang perlu diingat, kolostrum tidak diproduksi layaknya susu formula instant, kecuali kalau ada peternakan khusus ASI kali yaaaaa (sadis banget…he he he peluang bisnis neh). Jumlah kolostrum terus turun dari hari pertama sampai hari kesepuluh terus habis deh

Pada umur 1-5 hari, bayi kelihatanya sangat haus, padahal sebenarnya bukan haus, tapi bayi ingin beradaptasi menggunakan mulutnya sebagai jalan masuknya makanan. Inilah pentingnya mengecit putting ibu, kalau tidak percaya masukkan saja jari anda, maka bayi sudah akan berhenti menangis. Makanya jika terus menangis, cukup dekatkan saja pada tetek ibunya kalau bisa sambil nyedot

Pada episode inilah salah satu letak kesalahan paling fatal susu formula. Bayi yang ingin belajar menggunakan mulutnya, malah terus dan terus dicekoki susu formula sehingga proses pencernaan bayi akan terganggu, seperti mencret dan kembung (ciieh….referensi dari omelannya bu dokter niih). Ada juga istilah yang namanya bingung putting.

Bagian terpenting yang terlewatkan dari penggantian payudara ibu ke botol susu adalah proses adaptasi bayi dengan puting payudara ibunya. Saat proses ini berlangsung mampu merangsang pengaktifan milyaran sel-sel didalam otak, inilah pelajaran pertama bayi mengenali sumber makanan.

Karena saya bukan orang yang kompeten di bidang kedokteran tentu sudah pasti bahwa argument saya kurang teoritis. Yang pasti, sehebat apapun Susu Formula, tetap tidak mampu mengalahkan ASI. Emangnya ada peternakan ibu perah?, kalau sapi perah sih banyak!.

Inilah peluang bisnis masa depan, ASI INSTANS….perah ASI sebanyaknya terus dibubukkan…he he he he…

Ribuan terima kasih juga saya haturkan ke RSI YARSIS SURAKARTA yang dengan sabar meladeni eyelan kami tentang susu formula. Pokoknya harus ASI …..titik

Dan untuk blog-blog yang udah panjang lebar mengupas tentang ASI…..

terutama untuk link dibawah ini

http://arifwidi.com/2006/07/19/formula-pembodohan

3 Balasan ke DUKUNG ASI EKSKLUSIF (Waspadai Pembodohan Susu Formula)

  1. 4lifeblogs mengatakan:

    Salam kenal terima kasih infonya sangat menarik, oh iya di dalam ASI itu ada molekul ajaib / pintar pengalaman sistem imun ibu yang dapat di transfer dan merupakan karunia Tuhan yang dapat di buktikan oleh sains tahun 1949 oleh dr. Sherwood Lawrence di beri nama ” Transfer Factor” – solusi bagi masalah kesehatan anak anda di masa depan.

    info lanjut http://4lifes.wordpress.com/

    thanks
    ryankenny

  2. Sony mengatakan:

    setuju sekali, saya dukung sepenuhnya. Tuhan sudah memberi yang terbaik, pasti.

  3. capullet mengatakan:

    sebetar lagi saya juga anak saya mau lahir dan insya allah jika laki-laki akan saya beri nama azzam. artikel ini memberi pencerahan bagi saya… trims…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: