Teruntuk Para Teroris Islam Terkutuk

Selama saya belajar di Jogja, saya merasa kok aneh ya ada sebuah organisasi bernama Majelis Mujahidin Indonesia yang bercita-cita mewujudkan negara Indonesia berdasarkan syari’at Islam. Pakai embel-embel “mujahidin” ?

Emangnya mau perang?

Kepada anda yang mencita-cita kan bahwa Indonesia harus berlandaskan syari’at Islam, sadarlah. Bahwa bumi yang anda injak bernama Indonesia.

Indonesia lahir dan diperjuangkan lebih dari 350 tahun, tidak hanya oleh Islam. Kalau sekarang anda mempermasalahkan tentang landasan Indonesia, itu sudah terlambat.

Sudah 50 tahun kita merdeka, dan pembahasan mengenai itu sudah dibahas 60 tahun lalu.

Sebagai muslim, bukankah anda harus mengimani takdir.

Takdir anda adalah dilahirkan pasca pembahasan ideologi Indonesia, sehingga anda tidak lagi berhak mengutak-ngatik lagi apa yang sudah menjadi kesepakatan mayoritas rakyat Indonesia.

Anda tidak perlu takut dituntut oleh Tuhan karena tidak memperjuangkan syari’at-Nya. Toh, anda ditakdirkan lahir oleh-Nya ketika zaman sudah nyaman dan aman dengan tanpa syari’at yang anda sebut sebagai Syari’at Islam. Bukankah Allah tidak akan membebani manusia kecuali sebatas kemampuan manusia itu sendiri.

Saat ini sudah diluar kemampuan anda untuk mengubah Ideologi dasar Indonesia. Saat ini yang diperlukan adalah karya anda dalam memperjuangkan kesejahteraan umat.

Sudahlah….biarkan Indonesia dengan Pancasila-nya. Bukankah sebagian besar saudara anda yang muslim sudah aman dan sejahtera dengan Pancasila. Kalaupun ada yang miskin, itu sudah ketentuan sunnatullah.

Risau dan fikir anda, harusnya diarahkan untuk eksistensi generasi Islam dan Islam itu sendiri di masa saat ini dan mendatang. Bukan malah menghancurkan atas nama Islam

4 Tanggapan ke “Teruntuk Para Teroris Islam Terkutuk”

  1. Bernardia Vitri Berkata:

    …. Hati2 lo mas, nanti tulisann ini bisa kena tuntutan … karena membawa MMI

  2. islamarket.net Berkata:

    tergantung orang ngartikan mujahidin itu artinya apa!

  3. Den Mas Berkata:

    Aku pikir nggak perlu se emosi ini hanya karena masalah MMI dan ideologinya. Ini kan negara demokrasi, dan seperti kita menghargai perbedaan, maka seperti itu pula kita menghargai MMI. Mereka juga bagian dari bangsa Indonesia. What’s the matter???

  4. muhammad Berkata:

    “Teruntuk Teroris Islam Terkutuk”
    maaf mas,
    meskipun sebagian besar teroris yang melakukan aksi teror di indonesia beragama islam dengan landasan yang menyesatkan, anda tidak berhak menuliskan judul yang menyudutkan islam.
    “Teruntuk Teroris Yang Terkutuk”, mungkin itu lebih baik.
    Lagian Judul dan Isinya agak melenceng jauh.
    Judulnya teroris, isinya kritikan terhadap MMI.
    dimana nyambungnya mas???

Tinggalkan Balasan