Juli 27, 2009
Teror bom yang hadir kembali setelah vakum selama hamper tiga tahun menghenyakkan Indonesia. Tuduhan pelaku kembali mengarah kepada seseorang yang beragama Islam. Fundamentalis radikal, demikian ideologi yang dianutnya.
Seperti biasa, Polisi bergerak cepat menangkap beberapa orang berjenggot, berjubah dan bercadar dengan tuduhan terlibat dan tersangka. Dengan dalih klasik, mereka adalah orang-orang yang menganggap Indonesia kafir dan harus diperangi agar syari’at Islam tegak.
Anehnya, ada sekelompok orang yang menamakan diri Tim Pembela Muslim selalu muncul dipermukaan dan membela para drakula-drakula tersebut. Saya adalah orang yang selalu percaya bahwa al-Qaeda dan Jamaah Islamiyah memang eksis dan mereka adalah benar teroris. Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Opini | Ditandai: Artikel, Berita, Bom, Budaya, Islam, Kriminal, Opini, Sosial, teroris |
Permalink
Ditulis oleh warME
Juli 22, 2009
Selama saya belajar di Jogja, saya merasa kok aneh ya ada sebuah organisasi bernama Majelis Mujahidin Indonesia yang bercita-cita mewujudkan negara Indonesia berdasarkan syari’at Islam. Pakai embel-embel “mujahidin” ?
Emangnya mau perang?
Kepada anda yang mencita-cita kan bahwa Indonesia harus berlandaskan syari’at Islam, sadarlah. Bahwa bumi yang anda injak bernama Indonesia.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Opini |
Permalink
Ditulis oleh warME
Juli 22, 2009
Untuk kesekian kalinya bom meluluhlantakkan Indonesia. Sedih, gemas dan geram. Meski baru dugaan, sekali lagi pelakunya adalah alumnus Pesantren Ngruki. Tulisan ini bukan untuk justifikasi, tapi dorongan kepada pemerintah agar berani bertindak menumpas habis para teroris mulai dari akarnya.
Beberapa tahun yang lalu pernah ada muncul wacana untuk membubarkan pesantren yang satu ini. Pihak yang berwenang seperti Majelis Ulama Indonesia dan Departemen Agama kemudian melakukan riset ke pesantren Ngruki, dengan konklusi bahwa tidak ada yang salah dengan kurikulum di Pesantren Ngruki.
Saya yakin, Ngruki tidak akan berusaha menyuap agar diloloskan dari stempel sesat MUI dan Departemen Agama. Konklusi dari dua lembaga tersebut lebih disebabkan karena (mungkin) keduanya buta terhadap pesantren.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Opini | Ditandai: Agama, Berita, Budaya, Indonesia, Islam, Kriminal, Ngruki, Politik, Sosial, teroris |
Permalink
Ditulis oleh warME