Menikah itu kata orang adalah babak baru kehidupan, ada juga yang bilang kehidupan yang kedua.
Apapun kata peribahasa dan orang, ternyata nikmatnya menikah itu hanya 10%, selebihnya 90% ternyata sangat-sangat ueennaakkkk.
Apalagi kalau dibarengi betapa susahnya mendapatkan restu calon mertua. Teringat seorang dosen yang mengatakan bahwa ujian terberat yang dilaluinya adalah ketika diwawancarai calon mertua.
Setelah hampir setahun setengah berjuang dan berdo’a. Akhirnya bukan hanya tatap muka dengan camer, tapi juga restu yang kudapat.
Inikah hasil perjuanganku, atau kemustajaban doa di depan Kakbah, atau kemurahan Allah yang telah sangat kasihan kepada hambanya ini.
Entah mana yang benar, yang pasti menikah bukan hanya perkara nafkah lahiriyah dan batiniyah tapi juga Ibadah.
Mohon doa restunya, semoga penyaji bakmi ini terus bisa konsisten dalam menyajikan segala kebaikan bakmii


Agustus 30, 2008 pukul 12:14 pm |
Assalam… mabruk mas.
wah ternyata diem2 ngunduh berkah ya?
tapi undangannya kok ga sampe ke saya?
saya doain smoga mas bahagia selalu, memulai sebuah keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah.
doain saya cepet nyusul yah.
Wassalam.
Agustus 30, 2008 pukul 5:53 pm |
Salam…
Wah mabruk mas… selamat2.. maaf baru tahu berita bahagia ini…
Wes ueeenak ibadah pisan…. ckckck…
dadi melek ki…
Smoga bisa nyusul… hehe…
September 28, 2008 pukul 1:55 pm |
Selamat ya bos, jadi pengen diajak makan-makan ni
Oktober 17, 2008 pukul 10:22 am |
Assalam *****…mabruuuk…
mohon info antum skrg dimana? qatar kah? boleh minta emainya…..trims ya..
+6281 398 192 ***
November 15, 2008 pukul 9:12 am |
Selamat selamat selamat semoga jadi keluarga yg sakinah
November 21, 2008 pukul 7:42 am |
situs nya +++ asik
Juli 2, 2009 pukul 5:43 pm |
aku jg brharap bs sprti itu. tp bersanding dgnya mungkinkah? smentara aku jg g’siap mlihat dia bersanding dg seseorgnya itu