Laga ini adalah pertanda penutup seluruh kompetisi top di benua biru. Masih segar dalam ingatan betapa dramatisnya pertarungan Liverpool versus Milan tahun 2005. Keajaiban juga pernah tercipta ditahun 1999 ketika MU mampu mencetak dua gol dalam rentang waktu tiga menit, untuk mengalahkan Bayern Muenchen.
Malam nanti, final kembali menggelar bertemunya dua tim yang berasal dari liga yang sama. Sebelumnya juga sudah pernah, Real Madrid vs Valencia, Juventus vs Milan. Dan kedua pertandingan pertandingan berjalan monoton, dan sangat tidak menarik. Semoga Chelsea tidak memainkan sepakbola robot yang membosankan, yang sudah menjadi cirinya khasnya jika bertemu tim-tim besar.
Sudah 15 tahun, Liga Champions tak menghadirkan juara baru setelah Marseille. Apakah sekarang Chelsea mampu untuk menjadi juara baru?. Hanya pengalaman Michael Ballack yang mengkhawatirkan, maklum dia selalu menjadi pecundang di arena International. Final Liga Champions 2002, Piala Dunia 2002 dan 2006 adalah bukti sahnya.
Sedangkan di kubu MU, kedewasaan Cristiano Ronaldo yang paling mengkhawatirkan. Musim ini Ronaldo mati kutu ketika MU bertemu Arsenal dua kali, meski dia bisa mencetak gol. Ketika bertemu Barcelona, sinar Ronaldo juga kalah dengan Messi. Intinya, Ronaldo selalu gagal menunjukkan skill-nya kalau menghadapi tim-tim besar.
Sedangkan pengalaman menjadi hero, ada dalam diri Tevez dan Drogba. Pertandingan akan menjadi menarik, itu bila Chelsea sekali lagi tidak memainkan mental penakutnya ketika bertemu tim-tim besar. Dan sosok Carlos Tevez dan Drogba, malam ini akan memainkan peran terpenting dalam hidupnya. Sekali lagi, Tevez akan lebih unggul dibanding Drogba.
Siapa yang akan menang, 2-2nya bukan tim yang saya bersimpati kepada mereka. Hanya seorang Carlitos saja yang memaksa untuk dengan terpaksa menontonya. Skor, 3-1 untuk Carloz Tevez
2006/2007 : AC Milan (Italia) v Liverpool (Inggris): 2-1
2005/2006 : Barcelona (Spanyol) v Arsenal (Inggris): 2-1
2004/2005 : Liverpool (Inggris) v AC Milan (Italia): 3-3
Liverpool menang adu penalti 3-2
2003/2004 : Porto (Portugal) v Monaco (Prancis) : 3-0
2002/2003 : AC Milan (Italia) v Juventus (Italia): 0-0
Milan menang adu penalti 3-2
2001/2002 : Real Madrid (Spanyol) v Bayer Leverkusen (Jerman): 2-1
2000/2001 : Bayern Munchen (Jerman) v Valencia (Spanyol): 1-1
Bayern menang adu penalti 5-4
1999/2000 : Real Madrid (Spanyol) v Valencia (Spanyol): 3-0
1998/1999 : Man. United (Inggris) v Bayern Munchen (Jerman) : 2-1
1997/1998 : Real Madrid (Spanyol) v Juventus (Italia): 1-0
1996/1997 : Borussia Dortmund (Jerman) v Juventus (Italia): 3-1
1995/1996 : Juventus (Italia) v Ajax (Belanda): 1-1
Juventus menang adu penalti 4-2
1994/1995 : Ajax (Belanda ) v AC Milan (Italia): 1-0
1993/1994 : AC Milan (Italia) v Barcelona (Spanyol): 4-0
1992/1993 : Marseille (Prancis) v AC Milan (Italia): 1-0



Mei 21, 2008 pukul 6:01 pm
Moga MU yg menang