Kronologi Mavi Marmara dan Kebodohan Komando Israel

Juni 2, 2010


TEMPO Interaktif, Yerusalem – Pasukan komando Israel sudah lama dikenal sebagai pembunuh andal. Mereka mampu bergerak cepat dan mematikan. Tapi, dalam operasi di geladak kapal misi kemanusiaan Mavi Marmara, Minggu subuh lalu, sesungguhnya pasukan ini gagal total.

Keberhasilan mereka membunuh sekurangnya 10 aktivis harus ditebus dengan kemarahan dunia. Mereka juga harus menanggung malu karena dua anggota pasukan khususnya terluka parah akibat perlawanan para aktivis yang tidak bersenjata.

Baca entri selengkapnya »


Nasib Rohingya Semakin Terkatung-katung

Juni 1, 2010

Entah siapa yang akan memperdulikan nasib mereka lagi setelah adanya tembok pemisah antara Bangladesh dan Myanmar


Terima Kasih Militer India

Juni 1, 2010

Terima Kasih kami haturkan untuk Militer India yang menyelamatkan saudara muslim Rohingya.


Apa yang kita bela di Palestina?

Juni 1, 2010

Sekali Indonesia tiba-tiba menjadi gempar dan ramai dengan demo-demo yang mengutuk Israel. Seolah-olah bangsa Zionis Israel adalah bangsa terjahat yang layak untuk dimusnahkan. Seakan-akan hanya rakyat Palestina sedang sekarat di pengungsian.

Foto-foto yang sajikan berikut ini semoga dapat berbicara kepada anda, bahwa ada saudara kita yang lebih dekat dengan kita sedang dan sangat memerlukan bantuan dibanding saudara-saudara palestina

para pengungsi di kamp shuafat masih dapat dengan nikmat menikmati siaran TV

tapi bagaimana dengan saudara-saudara kita muslim Rohingya?..bahkan tenda pun mereka tak punya

Baca entri selengkapnya »


Rohingya dilupa Palestina dibela

Mei 30, 2010

Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, tapi kecoa di seberang lautan nyata terlihat. Itu adalah ungkapan saya untuk teman-teman yang sangat getol membela Palestina.

Muslim Myanmar dari suku Rohingya sudah hidup beratus-ratus tahun di bawah kekejaman junta militer Myanmar dan pemerintah Thailand. Akhir-akhir ini, pemerintah Bangladesh juga bersikap permissif terhadap para pengungsi yang telah berpuluh-puluh tahun tinggal diperbatasan.
Rohingya Refugee

Bandingkan dengan Gaza yang baru dikepung Israel 4 tahun lalu. Gitu aja langsung repot-repot kirim dokter, kapal, bantuan, bla-bla-bla lebay banget. Sekalian kampanye neh ya, siapa tahu dapet dana dari luar…..hwwwuuuaakk

Dalam hal ini, saya sangat salut kepada aparat TNI, khususnya TNI-AL dan masyarakat pesisir ACEH. Dalam menangani pengungsi perahu yang dibantai oleh Militer Thailand.

Militer Thailand memang sangat kejam, bahkan melebihi Israel. Jika mereka menemukan perahu-perahu milik pelarian Muslim Rohingya, mereka akan menyeret ke daratan.

Merampas barang berharga dan makanan, kemudian mempreteli mesin di perahu. Setelah cukup puas menyiksa. Manusia-manusia perahu Rohingya itu akan dinaikan ke perahu, lalu diseret ke lautan lepas.

Dan setelahnya … ya mereka akan terapung-apung di lautan lepas, mati satu persatu. Jika beruntung akan ada kapal asing yang akan menolong mereka, dan yang paling buntung, karena keberadaan mereka sudah dianggap sampah lautan. Kapal mereka akan ditabrak begitu saja oleh kapal yang lebih besar.

Jika biasanya aparat TNI bersikap tegas terhadap manusia perahu asal Afganistan atau Iran, tidak demikian dengan Muslim Rohingya.

TNI biasanya menemukan kapal mereka tanpa bendera, tanpa atap dan terombang-ambing oleh ombak. Para penumpangnya sudah sekarat karena berhari-hari tidak makan dan minum.

TNI kemudian akan menyeret kapal ini ke daratan, lalu menyemprot para penumpang dengan air tawar yang segar.

masyarakat pesisir yang kedatangan pun juga dengan sukarela membantu mereka. Bahkan membiarkan mereka tinggal di sekitar tempatnya dengan menjadi nelayan. Aparat TNI pun sepertinya enggan untuk menyerahkan ke pihak Imigrasi.

Bukalah matamu wahai aktivis muda Islam, mereka lebih dekat untuk ditolong daripada Palestina.


LAUT KITA YANG KITA LUPAKAN

Maret 22, 2010

Prof.. Dr. Otto Soemarwoto

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan . Jumlah pulaunya lebih dari 17.000 buah yang terbentang di sepanjang khatulistiwa. Luas daratanya hampir 2 juta km persegi, sedangkan luas lautannya, termasuk Zona Ekonomi Ekslusif, hampir 6 juta km persegi. Jadi luas daratan kita hanyalah sepertiga luas laut kita. Bahkan, provinsi Maluku luas daratanya hanyalah 10% saja dari luas provinsi, sisanya 90% adalah laut.

Panjang pantai kita adalah sekitar 81.000 km. Nampaklah dengan jelas bahwa negara kita adalah sebuah negara bahari. Tetapi sayangnya, bangsa kita bukanlah bangsa bahari, melainkan bangsa yang berorientasi pada daratan. Misalnya, dulu ibukota Riau adalah Tanjungpinang yang terletak di sebuah pulau di tengah laut. Tetapi kemudian dibangun ibukota baru, yaitu Pekanbaru yang terletak di tengah daratan.

Baca entri selengkapnya »


DUKUNG ASI EKSKLUSIF (Waspadai Pembodohan Susu Formula)

Desember 4, 2009

Alhamdulillah anak pertama saya lahir dengan selamat, meski harus melewati proses operasi cesar. Karena anak pertama, saya dan istri sempat bingung soal asupan gizi pada pekan pertama.

Kondisi fisik istri masih drop pada hari pertama, sehingga proses menyusui terlihat sangat tidak nyaman. Memasuki hari kedua, Ibu, Ibu Mertua dan para Tante-tante terlihat sangat panik karena ASI belum keluar dan sudah 24 jam si Azim belum minum, hanya mengecit tetek ibunya. Saya pun turut panik, suster, perawat bayi hingga dokter jaga semua terlibat diskusi alot dengan kaum Ibu.

Baca entri selengkapnya »


Introducing AZIM ZIYADI AL-AYYUBI

Oktober 16, 2009

Photo-0026Tepat dengan hari ulang tahun Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Allah menitipkan kepada kami salah satu khalifah-Nya. Setelah melalui ikhtiar panjang akhirnya kami memberikan nama AZIM ZIYADI AL-AYYUBI. Tentu bukan sekedar nama, tapi juga harapan dan doa.

AZIM
Kami tidak bermaksud menyontek tokoh AZAM dalam film KCB, meskipun sebelum melahirkan istri saya sangat ingin nonton film ini, tapi saya sama sekali tidak tertarik, bahkan membaca novelnya pun juga nggak.

Azim saya ambilkan dari kata ‘azam yang berarti “memiliki keinginan yang sangat kuat”

Baca entri selengkapnya »


TERNYATA NABI MUHAMMAD KRISTEN?

Oktober 10, 2009

Setiap mengunjungi toko buku, ada rasa yang aneh tiap kali saya memilih buku di zona Agama. Terserak belasan atau mungkin puluhan judul buku yang mencolek hati saya.

Entah apa jadinya jika judul buku yang ada di hadapan saya itu tiba-tiba berubah seperti judul tulisan saya ini.

Hati besar saya tidak ada masalah dengan judul maupun essensi-essensi buku tersebut, tapi hati kecil saya kok merasa ada yang nggak bener. Saya membayangkan jika saya tidak termasuk golongan si penulis tentu saya akan tersinggung.

Entah apa jadinya jika judul buku yang ada di hadapan saya itu tiba-tiba berubah seperti judul tulisan saya ini.

Baca entri selengkapnya »


Memanfaatkan Jamaah Tabligh untuk Memerangi Teroris (Sebuah Pelajaran dari Qatar)

Agustus 19, 2009

05 Maret 2005 sebuah bom meledak di depan British International School di area City Center Doha Qatar. Seperti biasa, polisi bergerak cepat mengidentifikasi pelaku. Hasilnya, siapa pelaku dan gerombolannya akhirnya tertangkap.

Tentu ada yang berbeda dalam penanganan teroris di Qatar dan Indonesia. Kalau Polisi Qatar mengekor Polisi Indonesia dalam mengidentifikasi seperti apa “teroris”, tentu akan sangat kesulitan. Separuh penduduk Qatar, sehari-hari selalu bersorban dan tentunya berjanggut panjang. Para Wanitanya juga banyak yang bercadar. Lha apa semua harus dicurigai seperti statemen Pangdam Diponegoro.

Baca entri selengkapnya »


Teroris Itu Memang ada yang Islam!

Juli 27, 2009

Teror bom yang hadir kembali setelah vakum selama hamper tiga tahun menghenyakkan Indonesia. Tuduhan pelaku kembali mengarah kepada seseorang yang beragama Islam. Fundamentalis radikal, demikian ideologi yang dianutnya.

Seperti biasa, Polisi bergerak cepat menangkap beberapa orang berjenggot, berjubah dan bercadar dengan tuduhan terlibat dan tersangka. Dengan dalih klasik, mereka adalah orang-orang yang menganggap Indonesia kafir dan harus diperangi agar syari’at Islam tegak.

Anehnya, ada sekelompok orang yang menamakan diri Tim Pembela Muslim selalu muncul dipermukaan dan membela para drakula-drakula tersebut. Saya adalah orang yang selalu percaya bahwa al-Qaeda dan Jamaah Islamiyah memang eksis dan mereka adalah benar teroris. Baca entri selengkapnya »


Teruntuk Para Teroris Islam Terkutuk

Juli 22, 2009

Selama saya belajar di Jogja, saya merasa kok aneh ya ada sebuah organisasi bernama Majelis Mujahidin Indonesia yang bercita-cita mewujudkan negara Indonesia berdasarkan syari’at Islam. Pakai embel-embel “mujahidin” ?

Emangnya mau perang?

Kepada anda yang mencita-cita kan bahwa Indonesia harus berlandaskan syari’at Islam, sadarlah. Bahwa bumi yang anda injak bernama Indonesia.

Baca entri selengkapnya »


Sweet of Qatar, My Ending Story About the Warmfull State (1)

Mei 12, 2009

Ada kecamuk dalam hati ketika sebuah impian yang coba saya wujudkan dihadapkan pada pilihan untuk menjadi seorang “penduduk” di tengah emas hitam. Awal Mei 2008 surat pengunduran diri saya kepada Kolonel Ahmad al-Khulaifi ditolak dengan sebuah nasihat, “Kenapa harus mundur, enam bulan lagi kamu saya ajukan untuk masuk ke sekolah kepolisian. Ada tunjangan anak, istri, rumah dan mobil. Sudah, pikirkan lagi saja” Baca entri selengkapnya »


KRONOVELI KASUS ANTASARI AZHAR (Part I)

Mei 6, 2009

Sebuah Hari di dalam Gedung Perkantoran pada Kecamuk Hati
Istri ada tiga
Sekarang udah jadi Direktur
Emang sih BUMN, tapi cuma kelas 2
Kalau nggak cepat-cepat promosi ke atas, bisa keburu pension neh
Kalau ngandelin karir jelas susah, kalau mau jadi Dirut BUMN kelas I harus punya koneksi ke partai.
Tapi…mumpung lagi zamanya SBY mumpung korupsi lagi perhatian
Siapa tahu kalau gue bisa ngungkapin kasus korupsi di Rajawali gue bisa diangkat jadi dirutnya…
Kan Rajawali gede tuh duitnya…
Apalagi gue punya file-filenya…
Coba besok gue lapor ke KPK

Sebuah Siang Pada Pambungan Seluler
“Halo selamat pagi”
“Halo juga…Bang Antasari ya”
“Iya Bang Kiem”
“Lama nggak connect nih, ada apa?”
“Ada yang gawat nih bang”
“Soal apa?”
“Ladang tebu”
“Emang situ mau nggeledah juga kayak yang lain…jangan gitu dong…masak lupa situ dulu kan jadi ketua gara-gara partai gue”
“Ya nggaklah Bang, tapi ini ada ABG mau ngelaporin Ladang Tebu, ya kalau ada laporan saya juga nggak bisa ngapa-ngapain”
“Siapa itu ABG-nya sombong banget, orang baru?”
“Bukan pak, orang sulawesi tapi pengin naik pangkat, si Nas, Kepala PRB”
“Oooo..ya udah kamu handle aja dulu…ntar aku pikirin jalan keluarnya…makasih infonya”
“iya sama-sama”
Baca entri selengkapnya »


TEMBORO, “KAMPUNG” MADINAH

April 20, 2009

Sampai saat ini mayoritas (seharusnya memakai kata “seluruh”) partai politik dan ormas Islam hanya mengumbar konsep dan janji tentang “apa” dan “bagaimana” sebuah konsep tatanan masyarakat yang berlandaskan syari’at Islam, atau yang lebih populer dengan sebutan “negara madinah”.

Di sisi lain, sebuah desa yang terletak diantara tiga kota, Madiun, Ngawi dan Magetan tanpa publikasi, tanpa bantuan apapun dari parpol dan ormas. Tanpa harus menunggu dukungan kebijakan pemerintah. Sukses dengan apa yang mereka sebut sebagai kampung sunnah, yaitu sebuah tatanan kampung yang mencoba meniru seperti tatanan Madinah ketika masa Nabi hidup.

Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.